Langsung ke konten utama

Penggenggam Asa




Hanya sebuah untaian kata sederhana
Penyejuk jiwa yang risau
Tak usiknya aral melintang dihadapan
Tak tergoyahkan genggamannya

Setetes peluh membasahi mata
Darah meluncur riang di kulit
Paras ayu berubah dingin
Demi mencapai sebongkah asa

Kini tak tahu kaki harus melangkah kemana
Tapi satu yang pasti
Allah selalu merengkuh pada hambaNya
Dalam keadaan apapun ini

Komentar