Berbicara tentang pendidikan di
Indonesia memang tak ada habisnya. kadang memuaskan, tapi kadang juga menyayat
hati. Di b log ini, saya akan mengutarakan kekecewaan saya pada pemerintah
Indonsia tercinta.
Pendidikan memang sangat penting. orang
bijak itu "berusaha dan berdoa". oramg sombong itu "berusaha
tanpa berdoa". Apa gunanya punya ilmu dunia kalau ilmu akhirat kita nihil.
Pendidikan memang sangat penting agar
kita idak dibodohi orang lain. Tapi, orang cerdas kadang salah dalam
menggunakan kecerdasannya. Misalnya, para pejabat yang korupsi. Masalah korupsi
juga tiada habisnya. selalu saja setiap detik ada koruptor baru.
Masih banyak sekolah di Indonesia yang
"buruk" dari segi fasilitas. Misalnya, tidak beratap. Kalaupun
beratap mungkin sudah bolong. Bahkan ada yang pernah ambruk. Masih belum berubin,
masih tanah. Jangan harap ada LCD / AC, lantai saja tidak ada di sekolah yang
kurang perhatian dari pemerintah.
Kurikulum 2013 lebih mengedepankan
teknologi. Coba kita lihat kondisi sekolah yang kurang beruntung. Bagaimana
kurikulum baru ini bisa berjalan jika fasilitas masih belum memadahi.
Dikurikulum ini siswa ditekankan harus bisa teknologi. Pelajaran TIK sudah
dihapus. Guru hanya sebagai mediator.
KTSP 2006 yang tidak terlalu menekankan
teknologi dan guru menerangkan saja masih kurang efektif untuk membuat siswa
menjadi cerdas. Apalagi kurikulum 2013 yang terkesan membebankan siswa yang kurang
beruntung dalam perekonomian. Mereka malah ditambah bebannya dengan adanya
kurikulum baru ini.
Tapi, aku masih agak bisa bangga dengan
temen-temen yang tinggal di tempat terpencil, fasilitas sekolahnya kurang,
kurang beruntung dengan ekonominya, dan tentunya dia malah semangat belajar
serta dia bisa berprestasi. Kadang iri dengan orang yang semangat kayak gitu.
Inilah ciri orang yang berhasil dan sukses di masa depan. Jika pintar tapi
tidak berakhlak karimah sama saja hasilnya nihil.
Agar menjadi siswa yang baik, syukuri saja
fasilitas yang ada. Semangatlah dalam belajar agar kelak sukses. Tetap
berperilaku yang mulia. Salam cerdas! sini


Komentar